Vivo Indonesia Pamerkan APEX 2019, Bakal Dirilis di Indonesia?

Ahmad Aryanto
Total
0
Shares

PonselNow  – Evolusi Smartphone kian “Menggilas”. Terobsesi dengan layar tanpa bezel (bingkai), para vendor berlomba-lomba menelurkan inovasi baru untuk menghadirkan layar lebih luas dan penuh. Sebagian besar vendor ponsel memilih memangkas ukuran bingkai dan menawarkan “notch” atau poni mungil untuk wada kamera depan. Sebagian lagi memilih opsi mekanisme pop-up. Tapi Vivo memilih terobosan baru.

Vivo Indonesia pada Jumat (26/4), memamerkan smartphone terbarunya yang diperkenalkan secara global Januari lalu, yakni APEX 2019. Bagi yang belum tahu, ini adalah smartphone konsep yang dibekali beragam hardware terkini dan fitur super canggih.

Sedikit membahas tentang APEX, sama seperti tahun lalu, APEX 2019 mengimplementasikan beberapa inovasi yang belum pernah Vivo tampilkan sebelumnya. Nantinya, Vivo akan membenamkan teknologi baru tersebut di produk resmi mereka, tentunya setelah menyesuaikan dengan kebutuhan pasar.

Pada APEX 2019, Vivo punya banyak terobosan yang menarik untuk dibahas. Dari segi desain misalnya. Ini adalah smartphone dengan sebutan Super Unibody, apa itu?

Yakni ponsel tanpa tombol fisik maupun lubang di seluruh bodi. Alhasil, kesan “mulus” langsung terasa saat kali pertama menggenggam ponsel tersebut. Ditambah material kaca yang melapisi punggu dan panel super AMOLED di layar, menambah “kemewahan” ponsel ini. Karena masih berupa prototipe dan tidak dijual komersil, ketersediaannya pun terbatas.

Kalau tidak memiliki tombol fisik, lalu bagaimana cara mengakses pengaturan volume maupun power? Vivo APEX 2019 menggunakan teknologi bernama Touch Sense yang posisinya ada di samping layaknya lokasi tombol power dan volume berada. Touch Sense sendiri merupakan tombol sentuhan yang sensitif terhadap tekanan.

Selain tanpa tombol, Vivo APEX 2019 juga tidak memiliki lubang port audio jack 3.5mm dan port untuk pengisian daya baik microUSB maupun USB Type-C. Untuk charging bisa menggunakan magnetic port untuk menempelkan charger pada bagian belakang ponsel. Tidak hanya berfungsi untuk mengisi daya, magnetic port tersebut juga bisa untuk transfer data.

Wujud panel sangat samar dan area panel sangat kecil, sehingga agak membingungkan ketika ingin mengontrol volume. Lalu di bagian punggung tersemat kamera ganda yang tersusun vertikal di sisi atas punggung. Konfigurasi kamera tersebut adalah 12 megapiksel dan 13 megapiksel. Sayangnya, Vivo masih memiliki PR untuk kamera depan yang absen di ponsel ini. Tulisan “Apex” tergurat di tengah punggung berlapis kaca.

Nah, ini yang paling menggiurkan. Vivo APEX 2019 mengusung teknologi full-screen fingerprint! Artinya, sensor sidik jari yang tertanam di layar tidak lagi hanya bisa diakses di bagian tertentu saja, tetapi di seluruh bagian layar. Ya, pengguna bisa membuka kunci ponsel hanya dengan menyentuh hampir di setiap sudut layar APEX 2019.

Inovasi lainnya yang tidak kalah menarik adalah Body Soundcasting Technology. Karena Vivo APEX 2019 tidak punya lubang speaker, audio dihasilkan melalui bagian belakang bodi. Ini dimungkinkan berkat mengadopsi teknologi speaker keramik pierzoelektrik ganda, sehingga bisa menghasilkan suara.

baca juga :Vivo APEX 2019 Dipamerkan, Tanpa Tombol dan Mulus
3 Smartphone dengan Kamera Pop-Up, Mana Pilihanmu?
Oppo Rilis OPPO F11 PRO versi Avengers: Endgame Limited Edition

Membahas sektor performa, smartphone ini dipersenjatai dengan SoC kelas premium terbaru dari Qualcomm, yakni Snapdragon 855 lengkap dengan dukungan koneksi 5G melalui eSIM.

Bukan cuma kencang, APEX 2019 pun cocok untuk yang gemar multitasking karena memiliki RAM berkapasitas 12 GB. Memori internalnya juga tidak kalah besar, yakni 512 GB. Sementara untuk urusan fotografi, ada kamera belakang ganda yang terdiri dari 12 megapixel + 13 megapixel.

Seperti disebutkan di atas, Vivo APEX 2019 adalah sebuah smartphone konsep. Artinya ini bukan produk jadi melainkan hanya perangkat yang dibuat untuk memamerkan beragam teknologi baru yang dimiliki oleh Vivo.

Nantinya, ada kemungkinan teknologi-teknologi tersebut akan ditanamkan pada smartphone Vivo selanjutnya, seperti yang terjadi pada Vivo NEX di tahun 2018 lalu. Apakah bakal tersedia di Indonesia? Semua kembali lagi kepada kebutuhan para pengguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like