Fast-Charging Tips, Kelebihan dan Kelemahannya

Ahmad Aryanto

PonselNowFast-charging merupakan inovasi terbaru smartphone semua vendor pada tahun-tahun terakhir ini. Pertama kali diperkenalkan oleh Qualcomm pada  tahun 2013, dengan kode “Quick Charge”, telah berevolusi dan sekarang telah digunakan dalam berbagai bentuk oleh para pembuat smartphone.

Kegunaan dan kelebihan dari fast-charging sangatlah jelas – Sekarang ini bagi kamu yang sibuk dan tidak punya banyak waktu bersantai, menggunakan fast-charging dapat mengisi hanya dengan 1 jam atau bahkan kurang sangat membantu. Bagaimanapun definisi “Waktu adalah uang” justru memiliki beberapa kelamahan yang tidak begitu terlihat bagi kebanyakan pengguna. Maka dari itu gunakanlah fitur fast-charging dengan hanya sesuai kebutuhan saja bukannya setiap hari dan setiap jam.
iPhone x Fast charging - PonselNow

Kenapa tidak disarankan menggunakan fast-charging terus menerus?

Sebelum itu kita akan membahas bagaimana teknologi fast charging bekerja agar baterai pada smartphone terisi lebih cepat. Pada umumnya teknologi tersebut memungkinkan untuk mentransfer watt lebih tinggi ke baterai agar baterai terisi lebih cepat.

Watt = Volt x Ampere.

Pada HP jadul mungkin Anda sering melihat di charger HP jadul tertulis 5V 1A (5 Watt) atau 5V 0.5A (2.5 Watt). Saat itu mungkin kapasitas baterai masih kecil dibawah 1500mAh. Sehingga pengisian baterai hanya dengan watt kecil saja sudah cukup.

Saat sekarang ini kapasitas baterai smartphone semakin besar antara 2500mAh s/d 4000mAh. Maka hadirlah charger umum dengan watt lebih tinggi 5V 2A (10 Watt).

Belum cukup sampai disitu muncul lagi charger dengan Volt lebih tinggi 5V 3A/9V 2A/12V 1.5A (18 Watt) seperti pada Qualcomm Quick Charge, dan ada juga charger dengan Ampere lebih tinggi hingga 5V 5A (25 Watt) seperti pada charger Dash Charger/Oppo VOOC. Itulah yang saat ini sering disebut dengan fast charger atau charger cepat.
Huawei Mate 20 Pro Fast charging - PonselNow

Sebenarnya dapat di katakan bahwa teknologi Fast Charging tidak ada kekuranganya, karena pada umumnya teknologi Fast-Charging sudah di desain sedemikian rupa agar tidak terjadi masalah. Dampak negatifnya yaitu smartphone anda sering mengalami panas, dan akan berdampak ke hardware smartphone milik kamu. Jika anda mengalami hal tersebut maka jangan pakai smartphone anda saat sedang mengisi daya dan pastikan smartphone anda di letakan pada suhu yang rendah. Jangan pernah melakukan kegiatan seperti bermain game atau app dan ketika berada di suhu yang tinggi.

Dan seharusnya kita melakukan kegiatan sehari-hari kita yaitu mengisi daya ketika ponselmu tidak dipergunakan. Yaitu pada saat malam hari atau saat kamu beristirahat hingga mencapai 100% bukankah itu lebih aman dan memperpanjang umur smartphone? Jika kamu ingin gadget kamu lebih panjang umur, mari kita cek bagaimana menonaktifkan fast-charging ketika tidak sedang dibutuhkan.

  1. Cek di Bagian Settings/Pengaturan Ponsel
    Setting fastcharging - PonselNow
    Terkadang suatu smartphone menyediakan mode fast-charging secara gratis dibagian pengaturan/settings.Jika kamu mempunyai ponsel Samsung contohnya kamu harus menuju ke Settings > Device Maintenance > Baterai. Dan tekan 3 titik yang berada di kanan atas, pilih advanced settings, dan kamu dapat melihat bagian fast-charging atau kata-kata yang mirip seperti quick-charge dan lain-lain.

    Jika tidak ada opsi mensettingnya secara manual maka tenang saja masih ada acara lainnya.

  1. Gunakan Charger Lama Kamu
    Charger lama - PonselNow
    Jika kamu memiliki charger biasa yang berasal dari gadget lama kamu yang tidak digunakan. Kamu bisa menggunakan charger itu kembali dan mengisi dayanya hingga penuh. Jikalau tidak ada, kamu dapat membeli charger original dengan harga cukup murah yaitu sekitar 70-100 ribu.
  1. Gunakan Laptop, PC atau Konsol
    Lapto charging - PonselNow
    Cara lainnya, kamu dapat mencolok gadget kamu melalui kabel port. Dan tentu saja kamu harus memiliki kabel yang kompatibel untuk melakukannya. Laptop, Komputer bahkan XBOX hingga Playstation adalah hal yang tepat untuk urusan mengisi daya dikarenakan tidak memiliki daya yang tinggi dan tidak merusak.

Baca juga :
Cara Membuat Kolase 2018Bestnine di Instagram
BLΛƆK PIИK Wallpaper Full HD Download 2018
Vivo V11 Pro Review: Eksklusif dengan Screen Touch ID!

Selain beberapa hal di atas, anda juga perlu memperhatikan build quality charger di antaranya yaitu mulai dari bahan plastik yang di gunakan serta komponen – komponen pada charger tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Spesifikasi Huawei Mate 20 dan Mate 20 Pro

PonselNow – Huawei akhirnya secara resmi telah meluncurkan dua smartphone flagship yang dikembangkannya, Mate 20 Pro dan Mate 20. Keduanya datang dengan dukungan otak terbaru, yakni Kirin 980. Huawei Mate 20 Pro…
View Post

Samsung Dan Niantic Buat Game dan Tongkat Sihir S-pen

PonselNow – Saat merilis smartphone flagship Galaxy Note 9 di bulan Agustus 2018 lalu, Samsung juga mengumumkan kemitraannya dengan Epic Games. Ya! Raksasa elektronik asal Korea Selatan tersebut menegaskan bahwa bersama dengan Epic, mereka membawa…
View Post

Xiaomi Rilis Black Shark 2 Dengan Spek Gahar

PonselNow –  Black Shark 2 baru saja resmi diumumkan Xiaomi di negara asalnya, China. Sebagai ponsel gaming, spesifikasi Black Shark 2 pun cukup bikin berdecak kagum. Smartphone ini datang dengan peningkatan signifikan di sektor layar…
View Post

Rilis Galaxy A9s dan A6s, SamsungPamerkan Galaxy A8s

PonselNow – Samsung kembali membuat kejutan. Kali ini raksasa elektronik asal Negeri Gingseng tersebut telah meluncurkan dua smartphone Galaxy A Series terbarunya, yakni Galaxy A6s dan Galaxy A9s. Menariknya, Galaxy A9s adalah Galaxy A9 (2018)…
View Post